Bismillahirohmanirohiim

Bismillahirohmanirohiim
In The Name of Allah The Most Beneficent and Merciful

Pages

KELAS BIOLOGI B 2010

KELAS BIOLOGI B 2010
BENDERA BIOLOGI B 2010

Sabtu, 31 Desember 2011

PROTOZOA

In The Name Allah, The Most Beneficant And Merciful
Mereka hidup di dunia mikro, benar benar hidup!
Protozoa berasal dari kata Proto (satu) dan Zoon (hewan) yang artinya adalah hewan pertama.
Protozoa adalah mikroorganisme menyerupai hewan yang merupakan salah satu filum dari Kingdom Protista. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri dengan menggunakan organel-organel antara lain membran plasma, sitoplasma, dan mitokondria.
Ciri-ciri umum :

1. Organisme uniseluler (bersel tunggal)
2. Eukariotik (memiliki membran nukleus)
3. Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni (kelompok)
4. Umumnya tidak dapat membuat makanan sendiri  (heterotrof)
5. Hidup bebas, saprofit atau parasit
6. Dapat membentuk sista untuk bertahan hidup
7. Alat gerak berupa pseudopodia, silia, atau flagela


Tipe Nutrisi (Mendapatkan Makanan) :

1. Holozoik : Memakan ukuran yang lebih kecil dari tubuhnya
2. Saprozoik : Memakan hewan hewan yang telah mati (Sampah)
3. Holofitik : Membuat makanan sendiri (mempunyai klorofil)
4. Saprofitik : Membuat makanan sendiri dari zat kimia yang telah larut.

Tipe Respirasi :

1. Obligat Aerob : Hewan ini murni membutuhkan oksigen untuk respirasi.
2. Obligat Anaerob : Hewan ini hanya hidup jika di tempat yang tidak ada Oksigen anaerob.
3. Fakultatif Aerob : Hewan ini akan lebih baik jika hidup ditempat yang memiliki banyak oksigen, tapi ditempat yang tidak ada oksigen masih bisa hidup.
4. Fakultatif Anaerob : Hewan ini akan lebih baik jika hidup ditempat yang tidak memiliki oksigen, tapi ditempat yang ada oksigen masih basih hidup.


Klasifikasi Menurut Tipe Alat Gerak
Protozoa memiliki 4 kelas yang dibedakan berdasarkan alat geraknya.
klasifikasi-protozoa

Rhizopoda
Bergerak dengan kaki semu (pseudopodia) yang merupakan penjuluran protoplasma sel.    Hidup di air tawar, air laut, tempat-tempat basah, dan sebagian ada yang hidup dalam tubuh hewan atau manusia. Jenis yang paling mudah diamati adalah Amoeba.
Ektoamoeba adalah jenis Amoeba yang hidup di luar tubuh organisme lain (hidup bebas), contohnya Ameoba proteus, Foraminifera, Arcella, Radiolaria.
Entamoeba adalah jenis Amoeba yang hidup di dalam tubuh organisme, contohnya Entamoeba histolityca, Entamoeba coli.

Gambar  Entamoeba histolytica
Flagellata (Mastigophora)
flagellata
flagellata
Bergerak dengan flagel (bulu cambuk)     yang digunakan juga sebagai alat indera
dan alat bantu untuk menangkap makanan.
Dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu :
Fitoflagellata
Flagellata autotrofik (berkloroplas), dapat  berfotosintesis. Contohnya : Euglena viridis,  Noctiluca milliaris, Volvox globator.Zooflagellata
Flagellata heterotrofik (Tidak berkloroplas).Contohnya : Trypanosoma gambiens, Leishmania
Ciliata (Ciliophora)
cillliata
cillliata
Anggota Ciliata ditandai dengan adanya silia (bulu getar) pada suatu fase hidupnya, yang digunakan sebagai alat gerak dan mencari makanan. Ukuran silia lebih pendek dari flagel
Memiliki 2 inti sel (nukleus), yaitu makronukleus (inti besar) yang mengendalikan fungsi hidup sehari-hari dengan cara mensisntesis RNA, juga penting untuk reproduksi aseksual, dan mikronukleus (inti kecil) yang dipertukarkan pada saat konjugasi untuk proses reproduksi seksual.
Ditemukan vakuola kontraktil yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuhnya. Banyak ditemukan hidup di laut maupun di air tawar.
Contoh : Paramaecium caudatum, Stentor, Didinium, Vorticella, Balantidium coli.
Apicomplexa (Sporozoa)
Tidak memiliki alat gerak khusus, menghasilkan spora (sporozoid) sebagai cara perkembang biakannya. Sporozoid memiliki organel-organel kompleks pada salah satu ujung (apex) selnya yang dikhususkan untuk menembus sel dan jaringan inang.
Hidupnya parasit pada manusia dan hewan.
Contoh : Plasmodium falciparum, Plasmodium malariae,Plasmodium vivax. Gregarina.
Perkembangbiakan.
pembelahan-mitosis
pembelahan-mitosis
Sebagian besar Protozoa berkembang biak secara aseksual (vegetatif) dengan cara :
1. pembelahan mitosis (biner), yaitu pembelahan yang diawali dengan pembelahan inti dan diikuti pembelahan sitoplasma, kemudian menghasilkan 2 sel baru.Pembelahan biner terjadi pada Amoeba. Paramaecium, Euglena. Paramaecium membelah secara membujur/ memanjang setelah terlebih dahulu melakukan konjugasi.Euglena membelah secara membujur /memanjang (longitudinal).
2. Spora, Perkembangbiakan aseksual pada kelas Sporozoa (Apicomplexa) dengan membentuk spora melalui proses sporulasi di dalam tubuh nyamuk Anopheles. Spora yang dihasilkan disebut sporozoid.
Seksual (Generatif)
Perkembangbiakan secara seksual pada Protozoa dengan cara :
1. KonjugasiPeleburan inti sel pada organisme yang belum jelas alat kelaminnya.
Pada Paramaecium mikronukleus yang  sudah dipertukarkan akan melebur dengan makronukleus, proses ini disebut singami.
2. Peleburan gamet Sporozoa (Apicomplexa) telah dapat menghasilkan gamet jantan dan gamet betina. Peleburan gamet ini berlangsung di dalam tubuh nyamuk.

Selasa, 15 November 2011

PISCES

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata Pisces? tentu saja dalam bayangan anda adalah jenis jenis ikan. karena memang kata Pisces berasal dari bahasa latin. yang artinya adalah ikan.
Kenapa kita harus mempelajari pisces? karena kita ketahui kegunaan ikan sangat dibutuhkan oleh manusia, diantaranya :
Sebagai sumber makanan.
Siapa yang tidak tergoda ketika mencicipi ikan, bagi penikmat ikan, selain enak juga kaya protein.
Misalnya :
Ikan tuna (Thunnus albacares), hidup di air asin, sebagai makanan favorit warga jepang yang kaya dengan protein, selain itu ada juga tenggiri, dan berbagai ikan lain nya.
Ikan Mas (Cyprinus carpio) asal air tawar  ini Juara nya di indonesia, selain gurame, sepat, mujair, ada juga lele, yang sering dijadikan pecel.

Dan  masih banyak lagi kelebihan dari Ikan ini. jadi mari kita pelajari ikan ini dengan hati gembira.

Pisces atau ikan mewakili  kelompok besar hewan bertulang belakang (Vertebrata), jumlah nya 2 kali lipat dari spesies burung (Aves) dan lebih dari 3 kali lipat dari reptil (Reptilia) dan Amphibia, serta tidak kurang dari 7 kali lipat dari Mamalia.

Ciri ciri Pisces yang umum adalah:
1. Tubuh ditutupi oleh sisik tulang dermal (Dermal itu jaringan kulit, jadi sisik tulang dermal itu maksudnya tulang yang berupa sisik di kulit)
2. Anggota tubuh berpasangan berupa sirip (Sirip adalah alat untuk berenang)
3. Kepala berhubungan langsung dengan tubuh, dan pada umumnya tidak mempunyai gerakan yang bebas
4. Tidak mempunyai  nostril internal (lubang hidup, karena dia punya insang)
5. Bernafas dengan insang, ada juga dengan paru paru
6. Peredaran darah tunggal ; Jantung beruang dua 2 (aurikel dan ventrikel) dengan sinus venosus dan conus anteriosus
7. Lidah jika ada, terletak di dasar mulut dan tidak dapat digerakan
8. Bagian tengkorak lebih kecil  jika dibandingkan dengan bagian posterior (bagian belakang tubuh)
9. Tidak punya tulang air mata (Ductus Lacimaris)
10. Umumnya Aquatik (Tinggal di air)

Pisces dibagi dua kelas yaitu :
 Kelas Chondrichtyes (Tulang Rawan)
Untuk memudahkan pemetaan tentang Chondrichtyes perhatikan peta konsep dibawah ini :



Ciri ciri dari Chondrichtyes :
1. Rangka nya Tulang Rawan (Rawan atau Kartilago bersifat lunak/lentur)
2. Sisik Plakoid, telur dibuahi internal (Pembuahan dari dalam tubuh induknya)
Inilah Sisik Plakoid, nampak bergerigi

3.Tidak punya tutup insang (Operculum) tapi masing masing punya celah sendiri
4. Ekor heteroserkal
Untuk memudahkan dapat dilihat bentuk bentuk sirip, Ada heteroserkal, diphyserkal,protoserkal dan homoserkal

5.Gigi modifikasi dari sisik plakoid
6.Perbedaan fisiologis antara kedua kelas ini adalah mengontrol tekanan osmotik (kecuali pari air tawar) karena adaptasi terhadap jumlah urea terlarut dalam cairan tubuh.
7. Rangka tubuh mengalami kalsifikasi tetapi tak pernah mengalami osifikasi (pembentukan tulang)
8. Hiu merupakan predator utama di laut, mempunyai indra pembau lebih tajam dari pada indera penglihatan.
9. Sirip Pelvic bermodifikasi menjadi klasper (jantan)

Subkelas Elasmobranchii terdapat 2 ordo yaitu Pleurotremata dan Hypotremata.
1. Pleurotremata
Hewan tersebut memiliki ciri ciri yaitu :
- Celah insang terletak di kedua sisi, disebelah anterior sirip pectorial atau dada
- Sirip pektoral tidak terlalu besar
- Rangka tulang rawan
- Sirip perut jantan mengalami modifikasi menjadi klasper (klasper adalah semacam pendekap (pendekep) pada hewan jantan yang berfungsi untuk menyalurkan sperma ke kloaka betina
- Mempunyai Spirakel pada jantan, yaitu modifikasi celah insang atau celah nafas bagian depan
- Gigi tumbuh bergantian, disebut polipiodont (terus menerus gigi berganti)
- Tubuh bersatu dan sub-silindris
-Umumnya hidup di laut, perenang kuat, predator, meski ada yang makanan nya adalah berupa plankton dan invertebrata.
Contohnya adalah :
Hiu Biru (Prionace glauca.) dapat berenang hingga kecepatan 69km/jam
2. Ordo Hypotremata (Hypo artinya bawah)
- Celah insang terletak sebelah ventral (perut) atau terletak di sisi bawah tubuh, celah insang terdepan berubah menjadi spirakel, bersifat predator
-Tubuh pipih dorsoventral, hidup di dasar laut
-Sirip dada sangat melebar sampai ke sirip perut
- Celah farink di bawah ekor, ekor heteroserkal nya direduksi lalu berubah menjadi semacam cambuk dan duri beracun.
Contoh hewan ini adalah :
Pari Manta (Manta birostris) salah satu spesies terbesar dalam ikan pari
Subkelas Bradyodonti terdapat satu ordo yaitu : Chimaeriformes
-Mempunyai 4 insang fungsional di bagian sisi tubuh
-Insang ditutupi oleh lipatan kulit (operculum)
-Tidak mempunyai spirakel
-Gigi tereduksi, tersisa dua tonjolan datar,satu di atas, satu di bawah
-Tubuh tidak bersisik
-Ikan jantan mempunyai tonjolan klasper (pendekap) di bagian kepala.
Contoh :
Chimaera (Ghost Shark) mempunyai sirip yang beracun dan dapat membunuh manusia


Kelas Osteichthyes